Tutorial Memasang & Mengganti Kran Air
π§ 1. Siapkan Alat dan Bahan
-
Kran air baru
-
Kunci inggris / kunci pipa
-
Seal tape (teflon)
-
Lap kain
-
Ember kecil (jaga-jaga air netes)
π§ 2. Matikan Aliran Air
Sebelum bongkar kran, tutup dulu keran induk / stop kran supaya air nggak muncrat ke mana-mana.
π© 3. Lepaskan Kran Lama
-
Pegang bagian dasar kran.
-
Gunakan kunci inggris untuk memutar kran berlawanan arah jarum jam.
-
Jika keras, kasih sedikit tenaga ekstra—tapi tetap hati-hati biar drat pipa nggak rusak.
-
Setelah longgar, putar dengan tangan hingga lepas.
π 4. Bersihkan Ulir Pipa
-
Lap bagian drat pipa dari kotoran atau kerak.
-
Pastikan permukaannya bersih supaya kran baru nanti rapat dan tidak bocor.
π§΅ 5. Pasang Seal Tape (Teflon)
-
Lilitkan seal tape searah ulir (biasanya searah jarum jam).
-
Lilit 8–15 kali agar tidak bocor.
-
Ratakan dengan jari.
π§ 6. Pasang Kran Baru
-
Masukkan kran ke ulir pipa.
-
Putar dengan tangan dahulu agar tidak cross-thread.
-
Setelah terasa kencang, gunakan kunci inggris untuk sedikit mengencangkan.
→ Jangan terlalu kuat nanti drat pipa bisa pecah.
π¦ 7. Nyalakan Aliran Air & Cek Kebocoran
-
Buka stop kran.
-
Coba nyalakan kran baru.
-
Jika ada rembesan:
→ Kencangkan sedikit lagi, atau
→ Lepas dan tambah seal tape.
✔️ Tips Tambahan
-
Untuk kran PVC, jangan terlalu keras saat mengencangkan.
-
Untuk kran metal (kuningan/stainless), lebih kuat tetapi tetap jangan over-tighten.
-
Kalau drat pipa rusak, bisa pakai adaptor atau ganti fitting.














